Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Januari 2015

Tulisan Di Pilar Pintu Maqom Rosulullah


Ini 4 gambar dari 2 tiang pintu MAKAM NABI sholollohu alaihi wa sallam yang sempat saya foto dengan perangkat dan waktu yang berlainan lalu saya kumpulkan jadi satu sehingga KALIGRAFI tersebut tersusun dan terbaca dua buah bait syair yang berbunyi:

يا خير من دفنت في القاع أعظمـه # فطاب من طيبهـن القـاع والأكـم

نفسي الفـداء لقبـر أنـت ساكنـه # فيه العفاف وفيـه الجـود والكـرم

Wahai manusia terbaik yang jasadnya dikebumikan dilembah ini alangkah agungnya dia # Menjadi harumlah tanah dan bukit karenanya

Jiwaku menjadi tebusan bagi kubur yang engkau tempati# Di dalamnya ada kesucian, kemurahan, dan kemuliaan

_______________________________________

Anda tahu syair apakah ini?
Siapakah yang melantunkannya?

Allah menjaganya tetap ada hingga kini ditiang Makam Nabi

عن الهلالي محمد بن حرب قال : دخلت المدينة فأتيت قبر النبي صلى الله عليه وسلم فزرته وجلست بحذائه فجاء أعرابي فزاره ثم قال يا خير الرسل إن الله عز وجل أنزل عليك كتابا صادقا قال فيه : ولو أنهم إذ ظلموا أنفسهم جاءوك فاستغفروا الله واستغفر لهم الرسول لوجدوا الله توابا رحيما / وإني جئتك مستغفرا ربك من ذنوبي مستشفعا بك فيها ثم بكى وأنشأ يقول : يا خير من دفنت بالقاع أعظمه فطاب من طيبهن القاعوالأكم نفسي الفداء لقبر أنت ساكنه فيه العفاف وفيه الجود والكرم ثم استغفر وانصرف فرقدت فرأيت النبي صلى الله عليه وسلم في نومي وهو يقول الحق الرجل فبشره بأن الله قد غفر له بشفاعتي فاستيقظت فخرجت أطلبه فلم أجده.[ روه ابن عساكر وابن الجوزى]

Sesuai riwayat diatas, maka syair yg ditulis di makam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut adalah pujian seorang Arab Badui yang berziarah di makam Rasul. Wallahu a'lam bish-Shawab

Jumat, 24 Oktober 2014

Wanita Pilihan


 Assalamu alaikum Wr. Wb.

Akhy wa Ukhty… Gimana punya kabar ?
Kabar Iman dan hati kamu ?
Dan juga gimana kabar jodoh kamu ? hehe . . .
Nggak apalah jodoh sedikit anyep yang penting iman semakin MANTEP....
Nggak apalah jodoh sedikit lesu yang penting hati tak terkuasai NAFSU ....
Dan nggak apalah jodoh sedikit terlambat yang penting bisa membawa keselamatan DUNIA AKHIRAT.... Gimana setuju ?
hehe
Setuju sich setuju... tapi maunya sich iman mantep, hati tak terkuasai nafsu and jodoh lancar – lancar wae...hehe Idih maunya … Ngaca donk ngaca !!! Kamu tu sapa? Tu liat tu !!! cak i (Panggilan akrab Moch Rifai El Gamary), udah cakep pinter lagi, gitu aja nggak laku – laku, apa lagi kamu …hehe
Iiiiih Cak i, kok bercanda mulu sich…serius donk..!!! dari tadi mutar – muter nggak jelas arah tujuan kayak orang kebingungan cari utangan aja...hehe
Zadah Bro and sis langsung aja masuk pada pembahasan.. Gini Shob, kemaren kan udah aku tuliskan tentang pacaran and ta’aruf. Selanjutnya, sekarang dalam proses ta’aruf, silahkan ! kalo’ antum pengen lebih selektif dalam menentukan calon, tapi jangan lebay lo.. bisa – bisa entar malah dapet bongkeng..hehe Trus yang perlu diperhatiin dalam memilih calon pendamping hidup yang sesuai ama kriteria islam itu yang gimana????? Dalam melamar, yang perlu diperhatiin oleh antum terhadap cewek yang mau dilamar diantaranya:

1. Hendaknya cewek yang sholihah, soalnya ia bergaul langsung dan sekaligus akan menjadi pendidik bagi anak – anak. Yaitu wanita yang bisa menjaga kehormatan dirinya and keluarganya ketika suaminya nggak ada dirumah, bukan malah dijadikan kesempatan... Laki hidung belang mampir yuk!, mumpung laki gue nggak dirumah nich....hehe (naudzu billah Tsumma naudzubillah)
Seperti yang difirmankan Allah Ta’ala: “Sebab itu, maka wanita-wanita yang shalih adalah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak berada di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka”. (an-Nisa:34).
Berkaitan dengan ini Rosulullah pernah bertanya pada anaknya, Fatimah : Apakah yang terbaik bagi wanita?. Ia menjawab : Mereka tidak boleh menemuai orang-orang asing, tidak pula orang-orang asing boleh menemui mereka. Nabi SAW. senang mendengar jawaban ini dan memeluknya seraya berkata : Sesungguhnya engkau adalah sebagian dari hatiku. Rasulullah bersabda: “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”. (HR. Muslim, Nasa’I dan Ibnu Majah).
Dalam hadits shahih: "Dan di antara kebahagiaan adalah wanita shalihah, engkau memandangnya lalu engkau kagum dengannya, dan engkau pergi daripadanya tetapi engkau merasa aman dengan dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah wanita yang apabila engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia mengungkapkan kata-kata kotor kepadamu, dan jika engkau pergi daripadanya engkau tidak merasa aman atas dirinya dan hartamu" (HR. Ibnu Hibban).

2. Cewek dengan keturunan yang jelas dan terhormat. apa antum mau kalo’ istri antum dari bapak yang gak jelas? Ini telinga kok mirip milik si B, trus matanya kok mirip ama si A and rambutnya kok mirip ama yang baca ya!!!, emangnya kamu kemaren ikut nyumbang?....hehehe. Berkenaan dengan hal tersebut, Rasulullah bersabda: Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu beruntung. (HR. Bukhari, Muslim dan juga yang lainnya).

3. Cewek yg gede cinta kasihnya and bisa jaga cintanya hanya pada sang suami... poko’e forever just for you oh suamiku... Xixixix. Begitu juga sebaliknya, antum harus bisa jaga cintamu… mentang – mentang punya istri yang cinta berat, antum sakpenake dewek….ya janganlah kacian tu istrimu.... Dan juga ia harus bisa selalu berusaha cari ridha dan nyenengin hati lakinya. Ngomongnya sopan, halus, mesra, manja and murah senyum. Jiela duh indahnya.. apalagi kalo’ ketambahan cantik, bahenol, montok and body gitar sepanyol. Biuh..biuh..biuh..pritikiu… walaupun rumah kolong jembatan tapi serasa baity jannaty…hehehe Nabi suatu ketika pernah merasakan beban yang amat berat dengan turunnya wahyu, beliau menyentuh istrinya Aisyah dan berkata : Berbicaralah padaku wahai Aisyah, berbicaralah padaku!. Di lakukannya hal itu karena setelah mendapatkan sentuhan kasih sayang istrinya beliau mendapatkan semangat baru. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala: Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan Dia jadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang. (ar-Ruum : 21).

4. Cewek yang bisa kasih anak banyak coz dengan lahirnya buah hati yang menjadi idaman setiap pasutri bisa menambah ketenangan, kebahagiaan dan keharmonisan keluarga and juga nanti di akhirat bisa menyelamatkan orang tuanya lo... Tul nggak?... katanya sich gitchu...hehehe Berkenaan dengan hal tersebut, Allah Ta’ala berfirman: Dan orang-orang yang berkata, ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa’. (al-Furqan:74). Rasulullah bersabda: Menikahlah dengan wanita-wanita yang penuh cinta dan yang banyak melahirkan keturunan. Karena sesungguhnya aku merasa bangga dengan banyaknya jumlah kalian pada hari kiamat kelak. (H.R Abu Daud, Nasa’i, al-Hakim). Tentang anak Rosulullah Bersabda : Ketika anak diperintahkan untuk masuk surga , dia menangis dan berkata : Saya tidak akan memasukinya tanpa ayah dan ibu saya. Juga suatu hari Nabi dengan keras menarik lengan baju seseorang kearah dirinya sambil bersabda : Demikianlah anak-anak akan menarik orang tuanya kesurga. Beliau menambahkan : anak-anak berkumpul berdesak-desakan dipintu gerbang surga dan menjerit memanggil ayah dan ibunya, hingga keduanya yang masih ada diluar diperntahkan unuk masuk dan bergabung dengan anak-anak mereka.

5. Cewek muda and masih gadis ferawan.. tidak hanya anunya yang masih orsinil tapi juga tangannya, matanya, hidungnya, pipinya, bahkan kalo’ bisa juga hatinya. Soalnya gadis itu lebih menyenangkan, lebih menarik tuk dipandang, lebih mudah tuk dibentuk dan dididik akhlaqnya and juga katanya sich kalo’ masih gadis di malam pertama, gugup dan gemetarnya bisa menggetarkan isi kamar…Hwkwkwkwk Hal itu sebagaimana yang ditegaskan dalam kitab Bukhori Muslim dan juga kitab-kitab lainnya, bahwa Nabi pernah bertanya kepada Jabir: Apakah kamu menikahi seorang gadis atau janda? dia menjawab: ”Seorang janda.” Lalu beliau bersabda: Mengapa kamu tidak menikahi seorang gadis yang kamu dapat bercumbu dengannya dan ia pun dapat mencumbuimu? Dan juga dalam kitab Shahih al-Jami’ ash-Shaghir Rasulullah telah bersabda: Hendaklah kalian menikahi wanita-wanita muda, karena mereka mempunyai mulut yang lebih segar, mempunyai rahim yang lebih subur dan mempunyai cumbuan yang lebih menghangatkan.

6. Diusahakan cewek yang dinikah bukan termasuk keluarga deket, apalagi ketambahan tetangga deket, weleh... kayak nggak ada orang lain aja.. Dalam hal ini Imam Syafi’i pernah mengatakan, “Jika seseorang menikahi wanita dari kalangan keluarganya sendiri, maka kemungkinan besar anaknnya mempunyai daya piker yang lemah.”

7. Selanjutnya, yaitu cewek yang cantik. Maksudnya disini cantik luar dalem, nggak luarnya aja yang cantik... Luarnya cantik, tinggi, langsing, mulus, pokoknya mantep dech, tapiiiiiiiiiiiii.......ternyata dalemnya o’on and nggak nyambung...idih mit amit dech.... Cantik luar sich relative, setiap orang punya penilaian tersendiri tentang cantik sesuai dengan selera masing – masing, Sebagian orang menilai cantik itu terletak pada cewek pesek tapi mungkin sebagian orang menilai cantik pada cewek yang mancung…..atau mungkin cantik terletak pada warna kulitnya….dan seterusnya…. Yang jelas hendaknya antum menikahi wanita yang engkau anggap cantik. Biarlah orang menilai jelek, yang penting cantik menurut kita. Tul nggak? Betul.. betul..betul…Hehe

8. Bukan cewek pezina, WTS, Begenggek, lonte… Kenapa? Emmm belum tau za? Soalnya Kalo’ nggak ngati – ngati, kamu, anak-anak kamu dan keluarga kamu bisa-bisa terkena Virus mematikan lo…..emangnya nggak takut? Hiiii serem buanget, nggak mau ahhhh.... lagi pula ini dilarang rosululloh, ini hadisnya : Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Orang berzina yang telah dicambuk tidak boleh menikahi kecuali dengan wanita yang seperti dia." Riwayat Ahmad dan Abu Dawud dengan para perawi yang dapat dipercaya.

9. Cewek rumahan.. Eitttt…. Jangan salah paham dulu…Cewek rumahan disini maksudnya tidak harus kuper, jadul, ndeso, katrok and primitif, tapiiiiiii cewek yang bisa dewasa, tau mana yang baek and mana yang nggak baek, mana yang bermafaat and mana yang membawa madhorot. Bukan cewek yang suka keluyuran, caper, suka dandan berlebihan and pake’ baju yang buka-bukaan, dikit-dikit shoping, hambur-hamburin uang, punya penyakit gonta-ganti gebetan and aktifitas aktifitas - laen yang nggak ada manfaatnya. Gitchu…...!!!!
Berkaitan dengan ini Umar pernah berkata : Jangan memberi wanita pakaian-pakaian yang baik, karena segera setelah mereka mengenakannya mereka berkeinginan untuk keluar rumah. Jadi, bisa diambil pemahaman bahwa cewek itu tidak baek untuk kluyuran. coz kebanyakan bawaannya pengen caper and pamer mulu....Kalo’ dah gitu, ini alamat nguras isi kantong bahkan sekalian kantongnya buat isi nguras alamat... (hehehe...nggak nyambung zaa????)

Saudaraku yang seiman…. Siapa sich yang tak ingin punya zawjah Mujahidah Sholihah seagung KHODIJAH yang setiap mimpinya adalah Rosulullah suami tercintanya.

Siapa sich yang tak ingin punya zawjah secerdas dan sesetia AISYAH yang menjadi rujukan ulama’ Rowi Hadits dan juga menjadi Motifator power ketika Rosulullah merasa lelah dengan turunnya wahyu – wahyu yang diterimanya,

Siapa sich yang tak ingin punya zawjah semulia HAFSOH istri Rosululloh dunia akhirat, Abidah yang siangnya puasa dan malamnya terjaga untuk menggapai mahabbah Alloh.

Siapa sich yang tak ingin punya zawjah setabah dan setangguh SUMAYYAH di saat jeritan dan tekanan kuffar melanda dirinya. Namun Robbul Arsy tetap yang disembah.

Siapa sich yang tak ingin punya zawjah sehebat MASYITHOH dengan pentauhidan yang kuat pada Robbil Izzahnya, walaupun kedholiman Fir’aun selalu mengintainya...

Siapa sich yang tak ingin punya zawjah seqona’ah, sezuhud dan sewira’i FATIMAH putri Rosululloh, yang selalu mendukung perjuangan Ali untuk li i’laa i kalimatillah....

Subhanallah sungguh indah hidup ini bila cewek pilihan and cewek impian kita ini bisa terwujud. Tapi permasalahannya sekarang, masih ada nggak cewek-cewek seperti itu? Sedangkan Syaikh Junaid pernah mengatakan bahwa wanita sholihah itu sudah langka. Itu beliau katakan beratus-ratus tahun yang lalu, Masya Allah.... Truz sekarang masih ada nggak kira-kira? Kalo’ masih ada kasih info donk ke aku!!! Hehehe

Ow za cak ’i... sebelum tulisan ini diakhiri, aku mau coment nich, terus terang saya sebagai cewek sedikit tersinggung nich dengan tulisan kamu diatas.

Emangnya kenapa?

Ini nggak adil, cowok-cowok suruh pilih cewek tuk dinikah seperti kriteria diatas, terus cewek-cewek jelek yang kayak saya mau di kemanain? Nganggur no? Zaaaa pikir sendirilah...

Ihhhh cak ’i... nggak tanggung jawab.... hehehe

Semua pembaca rohimakumullah....
Sebagai penutup aku tuliskan hadis khusus buat para zawjah n calon zawjah sebagai bahan renungan..

Nabi SAW. bersabda : Aku melihat kedalam neraka dan menampak banyak wanita disana. Kutanyakan sebab-sebabnya dan mendapatkan jawaban, karena mereka berlaku tidak baik kepada suami-suami mereka dan tidak berterima-kasih. Moga bermanfaat. Amiiiin !

Kamis, 23 Oktober 2014

Antara Cinta dan Pacaran

Cinta adalah sebuah perasaan kerinduan
Datang menyergap di setiap ketinggian malam
Membuat badan panas dan kedinginan
Namun kita terlalu memujakan

Cinta adalah sebuah kejujuran
Tentang bahasa kalbu yang terungkap oleh helai tubuh
Tentang sebuah satiran yg terkena sembilu

Namun kita terlalu menginginkan

Namun Cinta terkadang membutakan
Melupakan akan akal pikiran
Melakukan ha-hal yang terkadang tak terperkirakan
Demi membahagiakan Sang pujaan

Cinta adalah sebuah pengkhianatan
Api cemburu yang terkadang terlalu mengekang kebebasan
Ataupun juga harga diri yg menyelimuti
Namun kita terlalu membutuhkan

Cinta adalah sebuah perasaan terdalam
Sebuah perasaan yang datang mengharu biru jiwa

Dan ketika kesucian cinta kau dapatkan
Kebahagiaan terkekal pun kau genggam

Cinta pun membuat mu menjadi seorang pujangga
Yang akan mungkin membuatmu membuat untaian puisi
Menggoreskan nya di jantung langit
Dengan meminjam warna pelangi
Untuk menggoreskan isi hati

Namun Cinta adalah sebuah anugerah terindah
Rahmat Sang pencipta kepada umat-Nya

Dan biarkan rasa itu mendekam pada setiap jiwa manusia
Karena cinta adalah cinta...

بسم الله الرحمن الرحيم

Cinta tak pernah bosan untuk diobrolkan. Urusan cinta pun tak pupus oleh waktu,
ia senantiasa hadir dalam kehidupan kita.
Asyik untuk dibahas,
tak lelah untuk menuliskannya,
dan getol untuk mendiskusikannya.
Karena cinta memiliki keunikan dan sekaligus “keajaiban”.

Uniknya cinta bisa dilihat dan dirasakan dari berbagai sisi.
Paling nggak neh,
cerita tentang cinta yang berakhir bahagia sama nikmatnya dengan mendengar kisah duka karena cinta.
Selain unik, cinta memang “ajaib”.
Bisa mengobati rasa rindu,
mampu melicinkan perasaan,
dan juga menumbuhkan kreativitas yang tak pernah ada habisnya.

Nah, bicara tentang cinta,
ada satu fenomena yang menarik dan perlu mendapat perhatian dari kita semua.
Sepertinya sebagian besar dari kita selalu merasa “gatal” bahwa jika cinta tak diekspresikan dengan aktivitas mencintai, akan berakhir dengan kegelisahan.
Itu sebabnya, jangan heran jika akhirnya banyak yang kabur dalam memaknai cinta.
Banyak yang gelap mata, dan nggak sedikit yang miskin ilmu.
Dikiranya mengekspresikan cinta, ternyata malah menggeber nafsu.
Padahal, cinta tak sama dengan aktivitas mencintai.
Tak berbanding lurus pula.
Tapi kenapa harus dipaksakan untuk disamakan?

Guys, sejatinya cinta tetap bisa tumbuh dan terpelihara meski tak diekspresikan dengan aktivitas mencintai.
Itu sebabnya pula, cinta tetap ada meski tanpa diwujudkan dengan pacaran.
Karena cinta memang beda dengan pacaran.
Buktinya banyak orang jatuh cinta, dan nggak sedikit yang memendamnya.
Mereka cukup merasakan cinta di dalam hatinya.
Entah karena tak kuasa mengatakannya kepada orang yang dicintainya,
atau memang sengaja ingin memelihara dan merawatnya sampai pada suatu saat di mana kuncup itu menjadi mekar dan berbunga di taman hatinya (duilee...).

Dua alasan tadi tak perlu dipertentangkan.
Karena yang terpenting adalah bahwa tanpa diekspresikan dalam aktivitas saling mencintai pun cinta tetap akan tumbuh di hati.
Kenyataan ini pula yang mengukuhkan bahwa cinta tidak selalu sama dan tak sebangun dengan aktivitas mencintai. Jelas, ini mematahkan mitos selama ini yang meyakini bahwa jika jatuh cinta harus diwujudkan dengan aktivitas mencintai bernama pacaran.
Ya, namanya juga mitos, bukan fakta, Bro.
Lihat aja, mereka yang masih melajang sampe tua, bukan berarti tak memiliki rasa cinta.
Mereka pasti memiliki cinta kok.
Cuma karena cinta tak mesti dieskspresikan dengan aktivitas mencintai seperti pacaran atau juga pernikahan,
ya tak membuatnya sakit tuh.
Cuma mungkin gelisah aja karena nggak bisa berbagi cinta dengan seseorang yang bisa menyambut cintanya.
Tapi tak membuatnya sakit.

Namun meski demikian, bukan berarti cinta tak boleh diekspresikan sama sekali dalam aktivitas mencintai.
Nggak juga.
Ini sekadar ngasih gambaran bahwa kita jangan keburu menyimpulkan bahwa pacaran adalah jalan pintas untuk mengekspresikan cinta.
Nah, kalo pun harus diekspresikan dengan aktivitas saling mencintai,
tentunya hanya wajib di jalan yang benar sesuai syariat.
Tul nggak?
Yup, hanya melalui ikatan pernikahanlah cinta kita bisa dan halal diekspresikan dengan kekasih kita.
Begitu lho.
Mohon dicatat dan diingat ya.
Makasih.

Jatuh cinta nggak dilarang

Sobat muda muslim, jatuh cinta itu nggak dilarang kok.
Lagian, siapa yang bisa melarang orang lain untuk tidak jatuh cinta.
Nggak bakalan bisa.
Namun, jangan pula kemudian nganggep bahwa mentang-mentang jatuh cinta nggak dilarang,
lalu mengekspresikannya dengan pacaran jadi sah-sah aja.
Ah, kalo itu sih udah tulalit atuh.
Beda euy,
antara cinta dan aktivitas mengekspresikan cinta, Bro.
Oke?

Oya, boleh tuh jatuh cinta meski nggak perlu orang yang kita cintai itu mencintai kita juga.
Artinya, cinta tak selalu harus saling bersambut.
Jadi, kalo kita jatuh cinta kepada seseorang, tak perlu orang tersebut juga mencintai kita.
Namun, seringkali kita nggak siap untuk menerima “penolakan” dari orang yang kita cintai.
Sakit.
Bahkan bisa sakit banget kalo orang yang nolak dekat dengan kita.
Kita setengah mati mencintainya, eh, dia malah setengah hidup menolaknya.
Itu kan kagak nyetel namanya.
Siapa yang gondok?
Tentu saja dua-duanya. Lho kok?
Iya.
Pertama, orang yang mencintai merasa bertepuk sebelah tangan,
dan tentunya kecewa begitu tahu rasa cintanya tak berbalas.
Kedua, orang yang menolak juga kecewa,
karena kok bisa-bisanya dicintai oleh orang yang tak dicintainya.
(Wacks, jangan nyindir dong!)

Jadi, kalo udah jatuh cinta, nikmati saja tanpa harus diekspresikan dengan pacaran.
Caranya gimana? Ehm, ketika kita jatuh cinta, jangan keburu geer dan tergesa untuk ungkapkan cinta. Itu bisa berbahaya bagi yang belum bisa menerima beban kecewa. Emang sih perasaan cinta itu nggak bisa ditahan-tahan. Nggak bisa dihalangi dengan kekuatan apa saja. Bahkan adakalanya nggak bisa digeser-geser en dipindah-pindah ke lain hati (emangnya pot bunga, digeser-geser?). Maka jangan heran kalo kita ingin rasanya buru-buru menuntaskan rindu kita kepada seseorang yang membuat kita nggak nyenyak tidur siang-malam. Kita ingin agar perasaan kita benar-benar saling berbalas. Kita ingin jadikan ia sebagai dermaga tempat cinta kita berlabuh. Sampai tanpa sadar bahwa kita dikendalikan oleh cinta, bukan kita yang mengendalikannya.

Tapi saran saya, jangan keburu “geer” deh kalo tiba-tiba kamu punya rasa cinta kepada lawan jenis. Kenapa? Karena kalo kamu belum kuat menahan bebannya, bisa blunder. Kamu bisa sakit hati. Bayangin aja ketika kamu terlalu “geer” alias gede rasa, kamu nekatz menembak teman gadismu. Kita bisa dan siap ngincer lalu nembak lawan jenis kita. Tapi, seringkali di usia sepantaran kamu yang masih ABG dan “pensiunan” ABG sering nggak siap menerima kenyataan, gitu lho.

Kok bisa? Hmm.. Mungkin karena kurang pengalaman kali ye (atau bisa juga nggak pede), jadinya pas ditolak, teroris bertindak (idih, serem banget). Iya, saya pernah baca di koran bahwa ada seorang remaja laki yang cintanya ditolak gadis pujaannya, dan langsung bertindak dengan mengerahkan teman-temannya untuk meneror si gadis dan pacar pilihannya hingga ada korban jiwa. (Hmm.. Iitu sih namanya cinta berbuah tahlilan!)

Jadi intinya, boleh saja jatuh cinta. Nggak ada yang larang kok kalo kamu jatuh hati. Wajar aja lagi. Tapi, mbok ya jangan keburu geer gitu lho, hingga menafsirkan kalo cinta harus diwujudkan dengan bersatunya dua hati, lalu tergesa ungkapkan cinta. Padahal, seringkali di antara kita yang masih bau kencur ini nggak siap dengan kenyataan. Dalam bayangannya, cinta itu harus bersatu, cinta itu harus saling memiliki, itu sebabnya mau tidak mau cinta itu harus berbalas. Padahal, banyak kasus berakhir dengan kecewa. Itu karena kita ngotot cinta sama si dia, sementara si dia juga ngotot nolak kita. Walah, itu namanya percintaan sepihak. Jadi, jangan cepet geer ya!

Sekarang saya mau tanya, memang kalo kamu suka sama seorang seleb, kamu cinta sama seorang seleb, dan kamu sayang sama dia, kudu juga berbalas? Nggak juga kok menurut saya. Kenapa? Begini, kamu yang cewek cinta nggak sama Nicholas Saputra? Senang banget kan kalo kebetulan ketemu dan diajak makan bareng? Wuih... Tapi sejauh ini, pernah nggak melamunkan supaya dia jadi kekasihmu? Mungkin sebagian dengan pede dan gagah berani mengangguk- kan kepala sebagai jawaban atas pertanyaan ini, tapi sangat boleh jadi yang lain malah menjawab: Mimpi kali yeee! (ini tergantung bargaining position -nya sih)

Pendam saja dulu rasa itu

Waktu sekolah, saya juga punya rasa cinta kepada seorang gadis teman satu sekolah, tapi karena saya tak berani mengungkapkannya, saya cukup jadikan ia sebagai “objek” kreativitas saya dalam puisi dan cerpen. Selama tiga tahun saya cuma memendamnya dalam hati rasa cinta kepada gadis satu sekolah itu. Saya hanya bisa cerita kepada teman saya dan si dia sendiri nggak pernah tahu kalo sedang “dicintai” sama saya. Ajaib memang. Di sini saya merasa mencintai tanpa bersalah dan enjoy aja lagi. Saya bisa menikmatinya dan menerjemahkannya dalam puisi. Ya, saya merasa bahagia saja dalam mencintai meski dia sama sekali nggak tahu.

Tapi.. Setelah saya mulai nekat mengungkapkan cinta, barulah muncul masalah. Salah satunya ya rasa bersalah di antara kami. Ternyata eh ternyata ia sama sekali tak mencintai saya, dan menganggap sekadar teman biasa. Rasanya langit bagai runtuh menimpa saya (kerena sudah terlanjur mencintai sepenuh hati. Kandas deh!). Ya, saya merasa bersalah karena saya begitu besar mencintai dia (padahal dulu asyik-asyik aja tuh saat belum diungkapkan perasaan cinta itu). Dia juga mungkin merasa bersalah karena telah begitu halus menolak cinta saya. (KLBK alias Kenangan Lama Bangkit Kembali neh. Gubrak!)

Jadi intinya, nikmati saja dulu cinta itu dengan diam-diam. Tunggu saatnya tiba. Saat di mana kita sanggup menahan beban dan siap ditelan kenyataan. Biarkan ia tumbuh subur dulu. Kalo pun kemudian harus kecewa, ya itu risiko. Tapi minimal, kita pernah mencintai seseorang yang bisa memekarkan kuncup di hati kita dan membuat kita jadi kreatif tanpa rasa bersalah sedikit pun. Lagian bukankah Bang Ebiet pernah bersenandung, “Sebab cinta bukan mesti bersatu...” Ehm, pantesan seorang kenalan saya pernah bilang ke saya waktu curhat: “Cinta pertama saya bukan dengan istri saya, tapi saya masih inget sampe sekarang gimana perasaan saya waktu mencintai teman saya itu. Karena itu cinta pertama, tapi ternyata nggak jadi...” Nah lho!

Itu sebabnya, banyak orang sekadar “cinta sepihak” dan memendamnya dalam hati. Karena tak berniat untuk mengungkapkannya. Tapi ternyata aman-aman saja kok. Jelas, ia tidak merasa bersalah. Baik kepada dirinya maupun kepada orang lain. Mungkin ini tipe orang yang seperti digambarkan dalam lagunya Bang Ebiet G. Ade, “Apakah Ada Bedanya”: “Cinta yang kuberi sepenuh hatiku, entah yang kuterima aku tak peduli... Aku tak peduli.. Aku tak peduli”. (Duile.. Ini bukan putus asa apalagi patah arang, tapi sekadar mengungkapkan betapa masih ada orang yang sebenarnya ingin total mencintai dan tak peduli dengan balasannya dari orang yang dicintainya. Ini persepsi saya, dan saya ambil sebagian lirik saja dalam lagu itu. Karena saya yakin Bang Ebiet punya maksud lain dengan menuliskan lagu tersebut.)

Pacaran itu merugikan

Kamu pasti apal deh lagunya Peter Pan yang sebagian isi liriknya begini nih, “Apa yg kau lakukan di belakangku / Mengapa tak kau tunjukkan di hadapanku / Apa yang kau lakukan di belakangku / di belakangku / di belakangku...” Yup, lagu ini judulnya adalah “Di Belakangku”. Apal kan?

Ehm, rasa-rasanya Ariel nyanyinya berdasarkan pengalaman tuh, mungkin sama seperti pengalaman banyak teman kita yang diterjemahkan dalam bentuk lagu. Pengalaman apa? Hmm... Moga-moga saja bener nih. Yup, kayaknya pengalaman diselingkuhi sama pacarnya tuh. Wah, wah, inilah satu satu sisi gelap pacaran. Emang sih, yang udah nikah juga bisa selingkuh, tapi lebih rugi dan konyol lagi masih pacaran malah udah dikadalin sama pasangannya. Belum jadi suami-istri aja udah nggak bisa dipercaya, apalagi kalo udah menyatu dalam pernikahan? Pikir-pikir lagi ye.

Oya, loss pride alias hilang harga diri juga adalah dampak dari pacaran. Kok bisa? Yah, namanya juga pacaran, masih bisa sambung-putus sesukanya. Jadi, ketika bubaran, banyak yang “ember” cerita ke yang lain. Misalnya, “Kamu pacaran sama dia? Jangan mau, dulu pernah sama aku, dia kalo tidur ngiler!” Wacks?

Nah, soal pacaran cukup sampe di sini dulu ya, karena keterbatasan halaman. insya Allah disambung lagi dengan penekanan lebih dalem soal hubungan pranikah tersebut, oke?

N I K A H

Nikah, sependek pengetahuan saya adalah bersatunya seorang laki-laki dan perempuan yang tidak sehubungan darah untuk membentuk suatu ikatan keluarga baru yang dilandasi perasaan saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.

Iseng-iseng saya coba buat kepanjangan dari huruf-huruf yang menyusun kata NIKAH, hasilnya adalah seperti ini:

N = Niat
I  = Ikhlash
K = Komitmen
A = Amanah
H = Hikmah

N itu Niat, yaitu berkehendak kepada suatu hal atau pekerjaan. Hal ataupun pekerjaan disini tentu saja berorientasi kepada kebaikan dan bukan untuk suatu pekerjaan yang membawa keburukan. Dengan kata lain, niat itu sendiri berfungsi sebagai pengikat amal baik dari pekerjaan yang akan dilakukan tersebut.

I adalah Ikhlash. Ikhlash disini berarti mengembalikan segalanya kepada sang Pencipta. Bila seseorang memiliki sifat ikhlash, ia akan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan hidup. Apa yang dilakukan semata-mata untuk Allah. Ia akan selalu membantu orang, dengan alasan karena Allah memang Dzat yang senang membantu. Ia akan bekerja kalau Allah yang menjadi tujuannya.

Dalam hubungannya dengan nikah, ikhlash menitik beratkan kepada sepasang laki-laki dan perempuan untuk saling mencintai karena Allah semata bukan karena harta, penampilan, kecerdasan ataupun sesuatu yang melekat pada diri orang tersebut.

K adalah Komitmen. Ketika sepasang laki-laki dan perempuan memutuskan untuk menikah dengan sebelumnya membuat janji-janji untuk saling setia, mencintai dan sebagainya maka, komitmen disini berfungsi untuk menjaga keberlangsungan dari pernikahan tersebut. Sekali saja diantara kedua pasangan tersebut melanggar komitmen, maka kemungkinan akan mengganggu bahkan merusak ikatan pernikahan itu sendiri.

A adalah Amanah. Amanah berarti yang dapat dipercaya, namun saya lebih cenderung untuk mengartikan amanah sebagai titipan. Ya, kelak setelah menikah sepasang suami istri tersebut akan diberikan titipan. Bisa berupa anak, harta, dsb. Nantinya, semua titipan itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah.

H adalah Hikmah. Hikmah berarti bijaksana. Kelak, dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan selalu ada ujian-ujian dan cobaan yang diberikan oleh Allah. Ujian itu diberikan Allah sebagai bentuk kasih sayang kepada hambanya agar selalu mengingatNya. Tinggal bagaimana kita memetik buah hikmah dari segala ujian yang diberikanNya.

Jadi, nikah itu dimulai dengan Niat dan dilandasi keIkhlashan kepada Allah serta memegang teguh Komitmen untuk saling mencintai. Dalam perjalanannya, pernikahan itu harus disertai dengan sifat Amanah dan kemampuan untuk memetik segala Hikmah dalam mengarungi bahtera rumah tangga

Senin, 04 Agustus 2014

Puisi dan Sya'ir Mahabbah Robi'ah al-'Adawiyyah

 Berikut salah satu puisi karya Rabiah Adawiyah

يا ســروري ومـنـيـتـي وعـمـادي ::::: وأنـيــســي وعــدتي ومرادي.

أنـت روح الـفـؤاد أنــت رجــائي ::::: أنت لي مؤنس وشوقك زادي.

أنـت لـولاك يـا حـيـاتـي وأنـسـي ::::: مـا تـشتـت فـي فـسيــح البلاد.

كـم بـدت مـنـةٌ، وكـم لـك عـنـدي ::::: مـن عـطــاء ونـعـمـة وأيـادي.

حـبـك الآن بـغـيـتـي ونـعـيـمــي ::::: وجــلاء لـعـيـن قـلبي الصادي.

إن تـكـن راضـيـاً عـنـي فـأنـني ::::: يا مـنـي الـقـلـب قد بدا إسعادي



Rabiah Adawiyah dikenal sebagai sufi yang mendalami tentang Mahabbah. Berikut adalah kumpulan syair Mahabbah karya Rabiah Adawiyah

Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.


Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.


Ada dua titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua itu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.”


Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.


Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.


Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.


Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.


Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.


Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.


Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.


Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka


Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.


Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.


Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.


Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.

Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.


Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.


Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.


Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.


Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !


Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.


Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka


Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.


Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya


Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.


Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.


Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.


Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.